Kamis, 01 November 2012

Elektronika Digital dan Komputer

SISTEM KODE ASCII

ASCII (American Standar Code For Information Interchange) adalah juga sering disebut dengan sandi ASCII yang sering digunakan untuk memproses sistem informasi, komunikasi, dan peralatan yang saling berhubungan biasanya berupa keypad (papan ketik) atau lebih lengkap disebut keyboard. Peraturan FCC memberikan para pengguna ASCII amatir agar dapat menyesuaikan pada ASCII yang diartikan oleh American National Standar Institute (ANSI)  Standar X3.4-1968.ANSI  telah membuat perbaikan menjadi X3.4-1977.ANSI yang menggunakan istilah yang berbeda misalnya dari dua pilihan output untuk graphic tertentu. ANSI adalah rekan usaha Internasional dengan Organisasi Internasional dalam memberlakukan standart ISO 646-1973 dan  Internasional Alphabet no.5 (IA5) yang secara spesifik direkomendasikan dalam CCITT (International Telegraph and Telephone Consultative Commitee). ASCII menyajikan sebuah karakter dengan 7 bit bilangan biner yang memungkinkan kombinasi 128 karakter yang berbeda. Dari 128 karakter ini 96 karakter diantaranya merupakan printable character (termasuk huruf besar dan kecil). Sisa karakter yang lain sebanyak 32 buah digunakan untuk karakter khusus seperti Carriage Return, Line Feed, Back Space, Delete.
Tidak seperti (Bandot), ASCII telah lebih tinggi dan memiliki noise kasus yang rendah dalam penulisannya. Sekumpulan Code ASCII dapat dilihat pada tabel 1 berikut ini:

Tabel 1

Penempatan Character Code ASCII


Bit
Number
                           Hex
6
0
0
0
0
1
1
1
1
5
0
0
1
1
0
0
1
1
4
0
1
0
1
0
1
0
1
1st
0
1
2
3
4
5
6
7
3
2
1
0
2nd







0
0
0
0
0

NUL
DLE
SP
0
@
P
p
0
0
0
1
1

SOH
DC1
!
1
A
Q
a
q
0
0
1
0
2

STX
DC2
2
B
R
b
r
0
0
1
1
3

ETX
DC3
#
3
C
S
c
s
0
1
0
0
4

EOT
DC4
$
4
D
T
d
t
0
1
0
1
5

ENQ
NAK
&
5
E
U
e
u
0
1
1
0
6

ACK
SYN
%
6
F
V
f
v
0
1
1
1
7

BEL
ETB
7
G
W
g
w
1
0
0
0
8

BS
CAN
(
8
H
X
h
x
1
0
0
1
9

HT
EM
)
9
I
Y
i
y
1
0
1
0
A

LF
SUB
*
:
J
Z
j
z
1
0
1
1
B

VT
ESC
+
;
K
[
k
{
1
1
0
0
C

FF
FS
< 
L
\
l
|
1
1
0
1
D

CR
GS
-
=
M
]
m
}
1
1
1
0
E

SO
RS
.
> 
N
^
n
~
1
1
1
1
F

SI
US
/
?
O
_
o
DEL

ACK         = acknowledge
BEL          = bell
BS            = backspace
CAN         = cancel
CR           = carriage return
DC1         = device control 1
DC2         = device control 2
DC3         = device control 3
DC4         = device control 4
DEL         = delete
DLE         =data link escape
ENQ         = enquiry
EM           = end of medium
EOT         = end of transmission
ESC          = escape
ETB          = end of block
ETX          = end of text
FF            = form feed
FS            = file separator
GS           =group separator
HT           = horizontal tab
LF            = line feed
NAK         = negative acknoweledge
NUL         = null
RS            = record separator
SI             = shift in
SO           = shift out
SOH         = start of heading
SP            = space
STX          = start of text
SUB         = substitute
SYN         = synchronous idle
US           = unit separator
VT            = vertical tab

Note : “1”= mark, “0”= space
                Bit 6 is the most significant bit (MSB)
                Bit 0 is tme least significant bit (LSB)

Nomor bit didalam tabel disusun sesuai pasangan gambar dari b6-b0. Dalam code internasional £, selalu menempati # dan $ mungkin untuk menandai kata uang internasional ¤
Sementara pada awalnya misalnya pada terminal video display dan teleprinter seperti teletype corp model 33, selalu diimplementasikan pada kenaikan kasus huruf atau lambang. Mereka selalu menggambarkan kenaikan kasus huruf saat menerima kasus/huruf yang lebih rendah. Dalam terminal CAPS LOCK, dalam keyboard mungkin dapat digunakan untuk mengubah semua huruf ke kenaikan kasus.

Karakter Control:

ASCII telah memiliki 32 karakter khusus yang berfungsi sebagi karakter control ditambah dengan karakter istimewa. Mereka tidak konsisten dalam menggunakan spesifikasi pada standart ANSI X3.4. Bagaimanapun ini akan banyak membantu untuk mengetahui penggunaan sesuai standar. Terdapat 5 kelompok dalam rangkaian control yaitu:
a.    Logical Communication
b.    Device Control
c.    Information Separator
d.    Code Extention
e.    Physical Communication

Dibawah ini adalah contoh penjelasan dari karakter control yang berbeda. Penjelasan ini dapat dibaca dari tabel yang sudah dilengkapi dengan karakter ASCII, Code Hexadecimal, Code Biner dan symbol graphic sebagai berikut:


Keseimbangan (Parity)

Saat adanya ke tidak tepatan penempatan ASCII disimpan 8 bit dengan menambahkan angka 0 sebagai bit bersignifikasi paling tinggi (diletakkan pada pada bit paling kiri). Sebagai contoh karakter R akan tersimpan sebagai 0101000, dan seterusnya. Bit tambahan ini sering digunakan untuk uji paritas. Penambahan ini mungkin untuk pemeriksaan keseimbangan/sama rata. Untuk membedakan data komunikasi dan pengertian parity dapat juga mengamankan data komunikasi.

Kode Tambahan (Extention Code)

Dengan tambahan parity menjadi 8 bit, dapat digunakan sebagai balas tingkat code character. Pekerjaan yang sekarang dijalani untuk menghasilkan standar internasional dalam batas tingkat kumpulan code character. Untuk komunikasi teks yang akan memberikan sekumpulan tambahan karakter grafik.

ASCII Serial Transmission

Serial transmission dari karakter ASCII dapat menjadi penurunan bit pertama ke kenaikan bit yang paling penting (MSB) atau b0 menjadi b6 ditambah dengan keseimbangan bit parity jika diperlukan.

Tabel berikut ini merupakan tampilan kelengkapan perangkat karakter ASCII untuk melengkapai tabel diatas.


Catatan:
Karakter pertama dan terakhir adalah karakter control. Mereka tidak boleh dicetak.


1 komentar: